Rabu, 12 Januari 2011

Gizi Seimbang

Gizi Seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal. 




"Pentingnya Membiasakan Makan Beraneka Ragam"
Membiasakan makan makanan beraneka ragam adalah prinsip pertama dari Gizi Seimbang yang universal. Artinya, setiap manusia di mana saja membutuhkan makanan yang beraneka ragam atau bervariasi, karena tak ada satu pun makanan yang mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkan tubuh, kecuali ASI (Air Susu Ibu) untuk bayi sampai umur 6 bulan. Makin beragam pola hidangan makanan, makin mudah terpenuhi kebutuhan akan berbagai zat gizi.
Pola makan ber-Gizi Seimbang bukan hanya memperhatikan sumber zat-zat gizi makro (karbohidrat, lemak, protein) dan air, melainkan juga sumber zat-zat gizi mikro (vitamin dan mineral) dengan memperhatikan faktor di luar makanan yang berpengaruh pada manfaat zat-zat gizi tersebut bagi kesehatan. Pola makan ber-Gizi Seimbang mengatur secara proposional keragaman golongan makanan, baik dalam jenis maupun jumlah sesuai dengan kebutuhan.

"Pentingnya Pola Hidup Bersih"
Prinsip kedua dari pola makan dengan Gizi Seimbang adalah pentingnya pola hidup bersih. Pola makan ber-Gizi Seimbang akan menjadi tidak berguna bila tidak diikuti dengan penerapan prinsip dan kebiasaan hidup bersih, seperti mencuci tangan sebelum makan dengan air bersih dan sabun, menyajikan makanan dalam keadaan selalu tertutup agar tidak mudah dihinggapi lalat dan serangga, memasak makanan dengan suhu yang tepat agar dapat mematikan kuman, serta mencuci sayur dan buah dengan air bersih. Selain itu, makanan dan ai minum juga harus dijaga agar tidak mudah tercemar oleh bahan-bahan berbahaya dan logam berat. Seperti disebutkan diatas, air minum yang diragukan keamanannya sebaiknya direbus sampai mendidih.

Prinsip pola hidup bersih dalam Gizi Seimbang mendukung program kesehatan lingkungan yang dikenal dengan program PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) .

"Pentingnya Pola Hidup Aktif dan Berolahraga"
Prinsip lain Gizi Seimbang adalah kesesuaian atau keseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi untuk beraktivitas. Bila energi yang masuk lebih kecil dari kebutuhan energi untuk beraktivitas, BB akan turun dan dapat menjadi kurus. Sebaliknya, bila asupan energi melebihi kebutuhan untuk beraktivitas, dapat terjadi kegemukan.

Beberapa fakta menunjukan di era teknologi tinggi, seperti sekarang, pengeluaran rata-rata energi penduduk makin berkurang karena makin berkurangnya aktivitas fisik. Contoh, banyak anak lebih asyik main games, internetan dan menonton TV daripada beraktivitas di luar rumah/olahraga; banyak ibu rumah tangga yang biasanya ke pasar berjalan kaki, sekarang menggunakan angkutan umum seperti ojek dan angkot. Di rumah tangga golongan menengah ke atas, banyak digunakan alat-alat otomatis yang tak memerlukan tenaga. Pola hidup "santai" seperti itu cenderung mendorong makin meningkatnya masalah kelebihan gizi yang berakibat pada kegemukan dan penyakit degeneratif, sebagai bagian dari beban ganda masalah gizi.

Oleh sebab itu, untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit tersebut, salah satu upaya penting adalah membiasakan hidup aktif bergerak dn berolahraga teratur. Karena olahraga merupakan  bagian dari pola hidup ber-Gizi Seimbang.

"Pentingnya Berat Badan Ideal" 
Keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas dapat diukur dengan naik-turunnya berat badan (BB). Badan yang sehat antara lain ditandai dengan kemampuan tubuh dalam mempertahankan BB ideal. Yang dimaksud BB ideal adalah BB yang serasi dengan tinggi badan (TB). 

Memahami dan mempraktikkan pola hidup sehat berprinsip Gizi Seimbang merupakan salah satu upaya mencapai dan mempertahankan BB ideal demi kesehatan dan kebugaran tubuh.



Sumber : Sehat dan Bugar Berkat Gizi Seimbang, Kompas Gramedia. 

0 comments:

Posting Komentar